Wednesday, March 12, 2008

CIPTAKAN SUASANA DENGAN KARPET

Di pasaran ada banyak motif, warna, dan bentuk karpet.
Bentuknya, mulai dari yang kotak, bulat, oval, sampai yang berbentuk tak beraturan.

Masing-masing bentuk karpet itu dapat diaplikasikan sesuai dengan ruang dan fungsi ruang. Karpet yang umum digunakan adalah yang berbentuk kotak atau persegi panjang. Bentuk lainnya dapat diterapkan, tapi perlu kehati-hatian untuk memadukannya karena seringkali jadi tak sesuai dengan harmonisasi ruang.
Sebagai contoh, karpet berbentuk bulat. Karpet tipe ini digunakan untuk mengikat furnitur di ruang keluarga. Jika ruang berbentuk persegi, maka ruang akan terasa penuh. Karpet berbentuk bulat lebih cocok digunakan sebagai dasar meja yang berada di foyer. Dengan penempatan karpet itu, meja akan terlihat anggun dan memiliki hierarki yang tinggi.

Prapanca menyarankan, jika ingin memakai karpet untuk mempercantik ruang, sebaiknya terlebih dahulu melihat ruang secara keseluruhan. Ini terkait dengan keberadaan dinding, kayu kusen, kursi dari bahan fabric, meja, dan bahan metal."Untuk mengaplikasinya, kita harus menggabungkan elemen yang ada itu menjadi suatu komposisi yang pas," ucapnya.

Dalam penggabungan itu, lanjut Prapanca, sebisa mungkin diupayakan agar salah satu elemen tidak terasa terlalu keras atau terlalu lembut. "Jadi, harus dikombinasi menjadi komposisi yang enak dilihat dan seimbang," ujarnya. Jika karpet sudah terlihat "ramai", sebaiknya, furnitur dan elemen lain dipilih dengan desain yang terlihat lebih tenang.Hal senada juga dikatakan Yudi, Desainer Interior dari Home D├ęcor. Katanya, sebaiknya karpet dipilih sesuai dengan elemen dan dimensi ruang, serta suasana yang ingin dibangun pada ruang itu. "Pilih karpet yang disesuaikan dengan tema desain ruang, dan hal yang tidak dominan pada ruang itu," ungkapnya. Ini soal warna karpet, yang diupayakan berupa warna yang memang ada pada ruangan tapi bukan warna dominan. Dengan demikian, karpet akan menguatkan elemen warna itu sekaligus mengangkat elemen lain, seperti sofa agar tampil eye catching.


Soal bentuk, boleh apa saja asalkan dilihat dari proporsi dimensi ruang. "Bentuk karpet oval cenderung pas bila ditempatkan di foyer. Jika ditempatkan di ruang tamu atau ruang keluarga, meja di atasnya harus lebih kecil dari dimensi karpet. Ini agar karpet tidak tenggelam oleh furnitur di atasnya," papar Yudi. Karpet berbentuk persegi panjang lebih ideal karena umumnya akan sesuai dengan pola tataan furnitur, seperti sofa dan coffee table atau end table.

Soal bahan dan ketebalan karpet, itu tergantung suasana apa yang ingin ditampilkan. Kalau ingin membangun ruang yang natural dan nyaman dengan ketebalan karpet, pilih yang berbulu tebal," ujar Yudi.
(iDEA/Jones/Tatang/Foto: Richard)

ideaonline.co.id